"Fender telecaster dah jadi..." begitu fikirku.Ya, saya dibantu teman dekat saya Mr. Cwaw memesan sebuah gitar semi elektrik kepada seorang pengrajin gitar custom di wilayah Cileunyi, Bandung.Namanya Kang Dedi.Setelah beberapa hari saya kesana dan melihat langsung tempat pembuatannya, agak sederhana.Namun, bila saya melihat beberapa sampel gitar yang telah diciptakan Kang Dedi, cukup bagus dan berkualitas.Pagi itu saya bersama Mr.Cwaw berencana mengambil gitar yang telah sebulan sebelumnya saya pesan.Namun sayangnya, ketika saya kesana dan bertemu dengan Kang Dedi, gitar yang saya pesan belum jadi, sedikit kesal sih, tapi alasan kenapa gitar tersebut belum jadi juga dapat diterima.Kondisi cuaca Bandung waktu itu memang sedang tidak bersahabat, mendung dan cenderung lembab, sangat tidak tepat bila dipakai untuk menjemur sesuatu, apalagi sejenis furnitur seperti gitar.Alhasil, cat yang ada apda gitar tidak rata dan terlihat pecah - pecah.Maka dari itu Kang Dedi meminta waktu kepada saya agar gitarnya diambil siang nanti. Berhubung sioang ini adalah hari terakhir saya berlibur di Bandung, maka saya emminta agar gitar bisa saya ambil hari ini. Kang Dedi berkata bahwa dia akan mengantar gitarnya ke terminal dimana saya akan pergi. Saya senang sekali mendengarnya, lalu sayapun pergi untuk berkemas pergi ke tempat dimana saya akan kuliah.
Setelah bersiap - siap untuk berangkat, saya menyempatkan diri untuk bertemu terakhir kali kepada seseorang yang amat berharga bagi saya...dan bagi saya, tiada saat yang lebih indah dari itu, dimana sebulan suka - duka menyelimuti kita berdua. Kita tetap tegar, kita tahu bahwa kita sedang diuji, dan kita berdo'a kepada Tuhan agar ujian dan kesedihan yang telah kita alami berbuah menjadi kebahagiaan yang abadi bagi kita...
Alhasil gitarpun tidak jadi saya bawa, karena ternyata Kang Dedi tidak dapat hadir. Saya tidak tahu apa alasannya, mungkin karena hujan dan jarak antara tempat saya dengan Kang Dedi relatif jauh. Namun hari yang mendung itu bagi saya merupakan hari yang cerah, dimana tak satupun perasaan duka menyelimuti saya..
Semua karena dia..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar